18 April 2014

RI1

Calon Presiden (Capres) Partai Gerindra Prabowo Subianto diminta untuk sadar diri untuk bertarung di Pilpres 2014. Pasalnya Prabowo memiliki sejarah yang kelam khususnya saat aktif di militer.

"Saya tahu persis siapa dia. Karena bekas anak buah saya. Jangankan untuk menjadi presiden, untuk mencalonkan diri saja harusnya dia malu," kata Jenderal (Purn) TNI Agum Gumelar, berkisah mengenai sosok Prabowo Subianto.

Pernyataan Agum Gumelar ini pastilah memiliki alasan. Bagaimana seorang Prabowo yang merupakan calon presiden (capres) dari Partai Gerindra memiliki nilai minus di mata Agum Gumelar, yang tak lain adalah bekas komandannya saat berdinas di Komando Pasukan Khusus (Kopassus).

"Berawal pada kasus 98, sebuah kasus yang terjadi di jajaran Kopassus penculikan beberapa aktivis terjadi. Pada kasus ini, Prabowo lah tersangkanya," kata Agum.

Kasus penculikan beberapa aktivis ini, lanjut mantan menteri perhubungan, pada Kabinet Gotong Royong itu, mendapat reaksi cukup keras dari dunia internasional. Kerja sama Indonesia dengan beberapa negara-negara luar diputus.

"Pimpinan ABRI langsung melakukan penyelidikan kasus yang masuk kategori pelanggaran berat ini. Harusnya kasus ini ditangani Mahkamah Militer karena telah teridentitas. Tapi karena beberapa faktor akhirnya tidak ditangani Mahkamah Militer," terang Agum yang merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 1968 itu.

Maka untuk melanjutkan pemeriksaan, petinggi ABRI membentuk Dewan Kehormatan Perwira (DKP) yang beranggotakan beberapa perwira berpangkat letnan jendral (letjen). "DKP ini beranggotakan letjen-letjen. Ada saya, Pak SBY saat itu dan lainnya," ungkapnya.

Dalam pemeriksaan itu DKP menyimpulkan dalam bentuk rekomendasi panglima ABRI untuk memberhentikan Prabowo Subianto Djojohadikusumo yang saat itu berpangkat letjen.

Lebih lanjut ditegaskan mantan menteri perhubungan era Gus Dur ini, apa yang dikatakannya bukan untuk menggiring pemilih untuk tidak memilih ketua Dewan Pembina Partai Gerindra itu. Tapi hanya mengingatkan, layak atau tidak layak seseorang dipilih sebagai presiden.

Menurut Agum yang juga merupakan ketua umum DPP Persatuan Purnawirawan dan Warakawuri TNI dan Polri (PEPABRI), keluarga besar PEPABRI telah menyepakati salah satu syarat seorang bakal calon pemimpin dari TNI atau Polri yakni, memiliki kepribadian yang baik, memiliki track record bagus, leadership telah teruji, serta memiliki latar belakang keluarga yang bagus.

"Silakan mau pilih siapa, dari mana, silakan. Ini demokrasi. Tapi yang mengerti harus mengingatkan yang tidak mengerti, karena masa depan bangsa ini jadi taruhannya," kata suami Linda Amelia Sari itu.[jat]

Sumber :  http://m.inilah.com/read/detail/2089844/agum-gumelar-prabowo-harus-lihat-sejarah

11 Desember 2013

Wireless Microphone

Wireless Microphone Polytron
Kondisi NOS 4 buah
PETUNJUK PENGOPERASIAN/DATA TEKNIS
Hidupkan Cordless Karaoke Mic Anda dengan menggeser tombol POWER ke atas (ON), dan carilah frekuensi pancarannya pada radio FM anda dengan frekuensi sekitar 92 MHz standar pabrik.
Namun Bila Anda ingin mengubah frekuensi kerjanya, bukalah tutup baterai dan putarlah trimer capacitor (FREQ ADJUST)  sesuai keinginan anda misal di frekuensi 87,5MHz, 90MHz atau berapapun terserah anda.
Power Source : UM 3 size AA 1,5V x 2 pcs
Impedansi : 600 ohm 

24 November 2013

Cobra CB radio 20 Plus

Cobra CB Radio 20 Channel Plus

40 Channel CB Radio

Electronic tuning with channel Up/Down buttons

LED signal strenght meter

Front panel microphone connector

Instant emergency channel 9

Meskipun Pemakai Komunikasi  CB 27 MHz pada masa sekarang ini Sepi Sekali, Tapi bagi anda yang Ingin Berexperiment membuat Antena Sigma 4 tak ada salahnya mencoba membuat Antena diatas.
Desain Antena Sigma 4 tersebuat diambil dari Sumber Dibawah ini:

23 November 2013

Radio Cb Aries

ARIES CB 

CB TRANCEIVER

MODEL : SUPER 40
TX  POWER : 4W
CHANNEL : 40
FREQ : 26.965 -  27.405 MHz DIGITAL PLL
MODULATION : AM - DSB
Radio CB Aries jadul tahun 80an, dulu ramai sekarang SEPI! sekali.

22 November 2013

Field Strenght Meter

video

Field Strenght Meter

Field strenght meter ini saya bikin sdh sejak lama yaitu pada saat uji coba pembuatan antena pengarah . Tujuannya hanya sekedar ingin tahu dan ingin mencoba saja perbandingan kekuatan pancaran, pola pancaran antara 13 elemen super boomer Vs Multibeam 17 elemen, Keduanya memiliki karakteristik yg berbeda. 

Hanya mempergunakan  2 buah dioda, 3 kapasitor keramik dan 1 buah gulungan kawat email diameter 8mm, kawat 0,5mm, jumlah gulungan 15lilit.

Melalui uji coba dengan merubah nilai kapasitor,  merubah gulungan kawat   sehingga diperoleh resonani yang pas untuk 144MHz maka meter tersebut akan sangat peka.

Hanya dengan  Yaesu FT 250 low power serta antena Field strenght meter mempergunakan antena HT kenwood TH 234 panjang sekitar 10 Cm an sudah mampu menggerakkan jarum dengan sangat enteng.

Dulu saat diuji coba pada pengarah lebih dahsyat lagi, jarak berpuluh puluh meter masih sanggup serta mampu menggerakkan jarum dengan sangat mudah.  

Atau bisa juga menggunakan Ht Daiwa unik ini karena sudah dilengkapi dengan Sinyal Meter RF asli dari pabrikan., Caranya dengan  menekan tombol On ATT sehingga sinyal penerima diredam hingga 20db agar simpangan jarum sinyal tidak mentok  habis kekanan karena sinyal yang diterima terlalu besar atau jarak pemancar ke HT terlalu dekat.

Demikian pengalaman pribadi hanya sekedar untuk berbagi semoga bermanfaat.